Sabtu, 21 September 2013

Puisi Penghianatan " Semoga aku bisa memaafkanmu"

SemogaAkuBisaMemaafkanmu

Saat ku membuka mata yang terlihat hanya perih
Perih yang tlah kau ukir
Sayang yang tlah kau binasakan
Sakit yang telah kau goreskan

          Aku mencintaimu dengan hati
          Tapi kau mencintaiku dengan luka
          Aku menganggapmu malaikat
Tapi ternyata kau tak lebih dari Iblis

Iblis yang telah menghancurkan
Sayang aku mohon keluarkan Iblis itu
Agar kau bisa mencintaiku bukan dengan Luka
Melainkan dengan sebuah hati

          Semoga aku bisa memaafkanmu sayang
          Semoga aku bisa melupakan segalanya
          Melupakan Luka dan Mengingat Mawar
Menghias Sakit dengan Sayang


 Good bye my dream
Hanya kamu satu satunya yang aku impikan
Tapi semua telah berlalu
Luka yang telah kau tanam tak dapat kau cabutkembali

Aku selalu mencintaimu dari dulu , sekarang dan mungkin besok
          Tapi aku tak tahu cintamu tak seabadi janjimu
          Cintamu tak seputih kertas tanpa nama
          Dan Hatimu tak sebersih sayang yang tlah ku berikan

Tapi terimakasih kau telah ukir kenangan
Terima kasih atas luka yang kau berikan
Tapi maaf aku tak bisa menghapus luka
Dan juga memberi maaf untukkmu


Semoga Aku Bisa Memaafkanmu





Fallen Angel

Aku hanya Bisa terduduk mengutuk cowok yang barusan menghianatiku aku menangis sambil berteriak dan mencacat cowok itu . Tiba tiba didepanku diulurkan sebuah tissue dan aku segera menoleh ke orang itu
“Ganteng....!” aku bergumam sendiri
“Gak baik tau ! cewek nangis sendiri saat sore gini ! nanti ada yang gangguin lho ?” Mengusap air mataku dan tersenyum .

Apaan sih nie cowok ! gak jelas banget tapi perhatian ! Keren
Melihatnya seakan aku lupa dengan sakit hati ini !
“Lo gak gila kan senyum senyum sendiri !” Kata cowok itu lagi
“eh , Enggak lah !”
“Ternyata lo bisa biara ya ?” Sambil menaikkan alis mata
“Gue kan punya mulut !”
“iya sih ! Pemamandangannya bagus ya ? sayang lo tempat diatas bukit sebagus ini Cuma buat nangis !”
“Karna kamu gak ngrasain apa yang aku rasakan sekarang kan ?”
“Yaiyalah karna kau bukan kamu !”
“Apaan sih ?”
“Menurut kamu ?”
Menarik Nafas “ Aku Benci Cowok !”
“Karna kamu diputusin cowok kamu saat Ulang Tahun kamu kan? Gak semua Cowok kaya gitu ! Jangan sama ratain dong !” Cowok itu tersenyum nakal
“Tahu dari mana ?”
“Dari Tuhan Yang Maha Esa !”
“Ihhhhhhh Garing banget sih !”
“hahahah !” Cowok itu tertawa lepas seakan tak ada beban dan aku hanya bisa tersenyum melihatnya seakan aku kenal cowok ini . Senyumannya tak asing untukku tapi siapa ?
“Siapa nama kamu !” Aku bertanya
Cowok itu tak menjawab dan langsung terlihat sedih
“Reno !” Cowok itu tersenyum kembali
“Ohh ... kenalin Nama aku Chika !” aku mengulurkan tangan
Cowok itu hanya bisa tersenyum tak merewes tanganku dengan kesalnya aku menurunkan Tanganku
“Gak usah marah donk !”
“Siapa ?”
“Kita berlawanan ya ?”
“Maksudnya ?”
“Aku gak pernah menganggap sesuatu itu buruk !”
“Iya !”
“Mulai sekarang kamu harus merubahnya !“
“Kenapa”
“Janji “ “Because Promise !”
“Maksud kamu ?”
“Gak ada maksud ! “ Mengusap kepalaku dan pergi
Dia menoleh kearahku dan “ Tapi karna Tujuan !” Kata itu yang muncul . Aku gak tahu apa arti kata itu !
Aku hanya bisa terdiam dan
“Sekolah ma.......??” Mana cowok itu ? udah ngilang seperti terseret angin
“padahal aku mau nanyain sekolah , rumah , nomer hp , dan lain lain .. tapi udah ngilang gitu aja !” Aku sepertinya sangat mengenal cowok itu ! senyumannya ! sangat kukenal !


Sampai dirumah
“Huft besok hari pertama masuk sekolah baru ! tapi cowok gak punya ! brengsek tu Yogi mutusin gue padahal gue sayang banget sama dia ! mutusinnya disaat ultah gue lagi !di taman lagi ! sore hari lagi ! malam minggu pula ... iihhhhh NYEBELIN !! gue jadi benci hari itu , waktu itu , dan tempat itu kan ? pokoknya gue harus bisa dapetin kakak kelas supaya bisa punya cowok ! iya Harus !” Aku pun mulai memejamkan mata dan mulai bermimpi indah !! Selamat tinggal malam ! dan Aku akan menyambut pagi

Pagi harinya
“Aduh telat , udah jam tujuh lewat lima menit nih !”
Sampai disekolah “Tuh kan udah masuk ! aduh gimana nih !”
“Sedang apa kamu ?” Suara itu .aku langsung menoleh ke belakang
“Kamu !”
“HeHe ... telat ya ?”
“iya nih . kamu sekolah disini “
“Begitulah !”
“Gimana ?”
“Ikut aku ! kamu akan baik baik aja ! aku osis disini !”
“Osis  ?”
“Iya !” Menarik tanganku
“ehhh...Tunggu ! mau kemana ?”
“Diem aja . oke ?”
“Y deh !”
Orangnya tinggi ya ? aku Cuma sepundaknya ! ganteng lagi ! dan ........
“Tai  lalat !”
“Apa ?”
“Kamu punya tai lalat dibawah telinga ya ?”   Seperti ????
“iyasih !”
“eh kemarin gak keliatan !apa karna rambutmu kamu panjang ya ? ”
“Mungkin !”
“Kita ngapain disini ?”  Aku bertanya tanya
“Tuh ?”
Itu barisan siswa baru
“Kamu masuk dibelakang aja !”
“Makasih !”
Dia hanya tersenyum

 “Permisi .. Permisi !”
“Kamu barU datang ya ?” Salah satu anak cewek bersuara
“Iyasih !”
“Masuk sini aja .”
“Makasih !”
“Sama sama “

“Ketua Osis silahkan memberikan sambutannya “
“Terima kasih !” Reno ? Jadi dia ketua osis ya ? Keren
“Nama saya Reno Dwi Aji Saputra , Alhamdulillah saya menjabat sebagai Ketua Osis !”
“Selamat datang untuk siswa baru semoga kalian betah disini dan Semoga bisa akrab dengan saya dan mengenal saya ,Ada Satu  orang yang istimewa!”
“Apa maksudnya ?”
“Iya ya ? Aku masuk sekolah in karna ada dia lo ? Naksir gitu deh !” Kata cewek itu
“Emangnya dia sehebat itu ?”
“Dia kan keren , popular “
“Berarti  punya pacar donk !”
“dia belum punya cewek . dia susah dideketin “
“oh...”

“Aduh kelasku mana ya ?”
“Cari kelas ?? .. gak berubah ya ?”
“Maksud kamu ?” Sejak kemarin dia selalu ngomong aneh deh
“suatu hari kamu bakal mengerti ! aku antar kekelas kamu ! kamu kelas 1 – 3 “ lagi !
“Dimana ?”
“Sana!”
“Kok kamu tahu ?”
“Karna aku cari tahu ! kalau kamu penasaran kamu juga harus cari tahu ! aku pergi dulu ya ?” ngomong aneh lagi
“Cowok aneh !”
“Kamu deket juga ya sama Reno !” kakak kelas ?
“Eh , gak juga sih !”
“Jadi anak baru gak usah sok dan lancang ya !”
“Maksudnya ?”
“Jangan harap bisa miliki Reno dan ngejar ngejar dia !”
“Aku gak berfikiran kaya gitu !”
“Munafik !”
“Jangan asal bicara ya ?”
“Berani juga kamu sama kakak kelas !”
“Gak ada yang aku takutin !”
“Sombong banget kamu !” Mengangkat tangan mau menampar
“Stop !” Reno tiba tiba datang dan menolongku
“eh ,reno !”
“Ria jangan macam macam ya ?”
“Kok kamu belain dia sih ?”
“Lebih pantes dari pada kamu !”
“RENO !”
“apa ?”
“JAHAT !”
“kamu lebih ! ayo masuk chik !”
“iya !”
Kakak kelas itu menatapku tajam seakan mengatakan “ AWAS KAU “
Aku sih cuek

“Gak usah dengerin Ria ya ?”
“Gak kok ? Siapa juga yang deketin kamu ! Gak tertarik tu ! dasar kakak kelas NYEBELIN”
Reno terdiam dan “Aku balik dulu ya ?” Sepertinya dia ingin menangis
“Makasih !”
Dia hanya tersenyum

“Hai !” salah satu cowok menyapaku
“juga !”
“kenalin Vicky  . Vicky Aji Saputra “
“Chika . Zhuaninda Chika Putrianti !”
“Nama kamu keren !”
“thanks !”
“Boleh duduk sebelah kamu ?”
“Boleh sih !”
“Makasih “
Vicky ganteng ya ? keren . Tapi keren juga Reno
Vicky selalu memandangiku setiap waktu
“Kenapa ?”
“eh, gak papa . kamu cantik ya ? udah punya pacar ?”
Kok dia nanyanya gitu sih ! Bingung
“belum !”
“eh yang bener ?”
“iya sih tapi biasa aja dong !”
“GOOD !”
“hah ?”
“aku suka kamu deh !”
“Apaan sih ?”
“Enggak bercanda kok !”
“ya lah !”
Vicky itu orangnya sebenernya gimana sih ? Aneh banget

“Reno kelas mana ya ?”
“Oh ya ! tanya Vira aja ya ?”
Aku baru ingat Vira kan fans nya Reno

“VIRA !”
“apa ?” Jawab Vira Cepat
“eeeeeemmmmmmmbbbbb......”
“Kenapa sih ?”
“Reno kelasnya dimana ? “
“oh, 2 – 1  !”
“Oke makasih !”Aku pun menjauh pergi
Dikelas 2 – 1
“Kak Reno nya ada ?” Tanyaku pada seorang laki laki
“Reno ya ?”
“Iya !”
“Mau ngapain ?”
“Emang kenapa ?”
“Cuma nanya !”
“Iya sih ! Cuma ada urusan kok !”
“Ya deh , Bentar ya !”Laki laki itu masuk dan aku menunggu diluar
“KAMU NGAPAIN DISINI ?” Sambar Reno cepat dan dia menarikku ketaman belakang sekolah
“Reno LEPAS !” Aku menarik tanganku
“maaf , kamu gak papa kan ?”
“hah ?”
“Syukurlah “ Reno memelukku
“Maksud kamu apa sih ?” Aku melepaskan pelukan
“Kamu gak digoda kan sama Ari ?”
“Ari ?”
“Iya ! cowok yang tadi !”
“Enggak kok !”
“Ada apa ?”
“eh, Gak papa sih ! Cuma pingin ketemu aja !”
Terdiam
“Jangan buat aku Berharap lagi dan Pergi begitu saja !” Reno mengusap Kepalaku dan pergi dengan wajah sedih itu lagi
“Dari  kemarin kamu selalu ngomong yang gak aku mengerti !” Teriakku dan Reno menhentikan Langkahnya
Menoleh “ Aku pingin kamu menyadarinya sendiri tanpa aku ! Buktikan janji kamu sehebat Sorotan mata kamu ketika Memandangku waktu itu ! Aku gak butuh ucapan Chik ! yang aku butuh Hati ! Hati yang tulus memandangku !”

RENO ? apa maksud kamu ? Aku bener bener gak ngeti kamu nomong apa ?”

“RENO !  “ aku pun mengejarnya tapi langkahku terhenti ketika melihat sebuah kalung
“Fallen ? “ Benar kalung itu kalung couple , Fallen punya Satu dan aku punya satu . jadi Reno adalah Fallen ! Fallen yang selama ini aku cari ternyata dia memperhatikaku . Slama ini dia ingin mengatakan mangigatkan itu ! Aku telah jahat sama kamu , Fallen

10 Tahun Lalu

Waktu itu aku baru pindah kedesa ini dan belum mengenal siapapun
“Hay ?” Anak laki laki menyapaku
“Ada apa ?”
“Kenapa kamu gak ikut main ?”
“Aku gak punya temen !”
“Kalau begitu kamu boleh jadi temen aku “
“Makasih !”
“Fallen !” seorang anak laki laki memanggilnya
“Nama kamu fallen ?”
“eh , Itusih sebenarnya sapaan aja sih ! tapi kalau kamu mau manggil itu juga gak papa!”
“Baiklah !”
“Kamu suka baca buku itu ?”
“Iya ! kamu tahu ceritanya ?”
“yapz !”
Terdiam . Sunyi . Tiba tiba dia bersuara
“Boleh aku memanggilmu Angel ? Seperti nama burung betina itu ?”Senyuman polos fallen membuat seluruh jiwaku bergetar
“Boleh ?” dia mengulang pertanyaannya
Aku hanya mengangguk
Sejak saat itu kami selalu bermain bersama sampai pada akhirnya
“Kita harus pindah chika !” Kata ibu yang mengagetkanku
“Tapi kenapa bu ?”
“Tugas ayah dipindah !”
“Tapi bu .....”
“Gak ada tapi tapian chika . toh kamu juga baru disini satu bulankan ?”
Aku menangis tak berhenti  berhenti “Aku harus bilang sama Fallen”

“FALLEN !” teriakku
“Iya !”
Aku tak sampai hati mengatakan ini !
“Oh ya ! nih !” Fallen memberikan sesuatu kepadaku dan setelah ku lihat sebuah kalung couple yang bertuliskan “Fallen” dan “Angel”
Aku terdiam aku gak tahu bagaimana cara menahan air mata ini agar tidak jatuh
“Kamu pegang Fallen sementara aku pegang Angel . “
Aku masih terdiam
“eeemmmmm..... Angel !”
“Ya”
“Jangan lupakan aku ya ? Teruslah berada disampingku . Jadilah malaikat penjaga hati ini !”
Oh Tuhan aku tak bisa lagi menahan air mata ini . Aku pun langsung memeluk Fallen
“Aku janji len ! Aku akan mengikuti semua perkataan kamu . Aku janji len !”
“Ya , Makasih . Kamu satu satunya wanita yang aku miliki !”
Dengan hati dan Bibir bergetar ,Bibir kami berdua mulai bersentuhan
“Kamu harus janji akan melaksanakan semua yang aku inginkan !”
“Ya !”

Keesokan harinya
“Ma aku gak mau pindah !” Rengekku pada mama
“Chika sayang gak bisa !”
“Tapi ma ?”
“Udah ambil tas kamu dikamar jam 7 kita berangkat !”
“MA !”

Aku harus menemui fallen . tapi dimana rumahnya ?? Aku menunggu ditaman saja deh !

“Mana fallen . ini udah jam 7 kurang 15 menit !”
“Kamu ngapain disini . Ayo ?”
“Tunggur bentar ma !”
“Chika ! mau mama hukum ?”
Aku sangat takut sama mama setelah fallen bilang “Jadikan Mama kita bagian Emas dari Jiwa kita !”
“Baiklah !”

Akupun segera pulang dan berangkat menggunakan mobil menuju stasiun
Mobil melaji dengan kencangnya seiring rasa gelisahku terhadap Fallen .
Setelah mobil melaju agak jauh “ANGEL !”
Ada sebuah teriakan memanggil namaku dan seperti fallen . aku menoleh kebelakang dan benar itu Fallen
“Ma aku mau turun sebentar!”
“Chika . waktu kita terbatas ! nanti papa bisa dikeluarkan dari kantor kalau terlambat !”
“JANGAN TINGGALIN AKU ANGEL . AKU MOHON !” suara Fallen terdengar lagi dan aku tak bisa berbuat apa apa hanya bisa menuruti perintah mama !


Aku segera mengejar langkah kaki Reno yang makin menjauh
“FALLEN !” aku meneriakkannya lantang sekali
Semua menoleh dan Reno langsung memelukku
“Syukurlah . kamu gak lupa sama aku ! Aku takut Gel . Kamu lupa sama aku !”
“Itu gak mungkin ,Len !”
“Ya . angel !
Aku hanya tersenyum
“Aku bersumpah disaat aku bertemu lagi sama kamu aku akn menyatakan sesuatu sama kamu ! Apakah aku boleh menjadi bagian dari sayap Malaikat kamu ?”
Aku seneng banget !
“Ya !”

Kami berdua pun tertawa bersama